Archive for February, 2014

Alopecia Aerata, Apakah itu ?

Trichotherapi yang dijual di web ini adalah khusus untuk botak/ rontok akibat botak genetik atau yang dikenal sebagai alopecia androgenetika. Bagaimana dengan alopecia aerata ?

Jika Alopecia punya ciri khas-nya kerontokannya  terjadi secara bertahap, maka Alopesia areata merupakan jenis kebotakan yang terjadi cepat, muncul di lokasi tertentul dan batasnya jelas. Umumnya terdapat pada kulit kepala, tapi dapat juga mengenai daerah berambut lainnya.Sampai sekarang penyebabnya belum diketahui dan sering dihubungkan dengan adanya sistem kekebalan tubuh, infeksi lokal,  dan stres emosional. Alopesia areata adalah peradangan yang bersifat kronis dan berulang, yang melibatkan folikel rambut, yang di tandai oleh timbulnya satu atau lebih bercak kerontokan rambut pada skalp dan atau kulit yang berambut terminal lainnya.

Gejala klinisnya biasanya ditandai dengan adanya bercak dengan kerontokan rambut pada kulit kepala, alis, janggut dan bulu mata. Dan kadang kadang hampir mirip dengan penyakit alopecia-areata-boylainnya seperti tinea kapitis, lupus eritematosus, trikotilomania dan sebagainya. Beberapa kasus dapat sembuh spontan. Penyuntikan intralesi dengan triamsinolon asetonid dapat menolong, juga aplikasi topikal dengan kortikosteroid. Dapat juga dengan pemberian fenol 95% yang dinetralisasikan dengan alkohol setiap minggu.

Alopesia areata  biasanya kondisi jinak dan kebanyakan pasien merasakannya  tanpa gejala, namun dapat menyebabkan gangguan emosi dan psikososial pada individu yang terkena. Kesadaran diri tentang penampilan pribadi merupakan hal yang penting.

Siapakah yang berpotensi mengalaminya?  Dalam satu studi, pada 736 pasien, rasio laki-laki : perempuan dilaporkan 1 : 1. Jadi berbeda kasusnya pada alpecia adrogenetika yang mayoritas penderitanya laki-laki maka pada AA penderita berbagi anatar lai dan perempuan.  Data mengenai rasio jenis kelamin untuk alopesia areata sedikit berbeda dalam literatur.

Umur Alopesia areata dapat terjadi pada semua usia mulai dari lahir sampai akhir dekade kehidupan.  Puncak insiden tampaknya terjadi dari usia 15-29 tahun. Sebanyak 44% orang dengan alopesia areata telah mulai terlihat pada usia kurang dari 20 tahun dan kurang dari 30% orang dengan alopesia areata terlihat pada usia lebih dari 40 tahun.

Penyebab sebenarnya dari alopesia areata tidak diketahui. Faktor yang mungkin berperan adalah faktor genetik, autoimun dan faktor  lingkungan.

Kelainan yang terjadi pada alopesia areata dimulai oleh adanya rangsangan yang menyebabkan folikel rambut setempat memasuki fase telogen lebih awal sehingga terjadi pemendekan siklus rambut. Proses ini meluas, sedangkan sebagian rambut menetap di dalam fase telogen. Rambut yang melanjutkan siklus akan membentuk rambut anagen baru yang lebih pendek, lebih kurus, terletak lebih superfisial pada middermis dan berkembang hanya sampai fase anagen IV .

Beberapa ciri khas alopesia areata dapat dijumpai, misalnya berupa batang rambut tidak berpigmen dengan diameter bervariasi, dan kadang-kadang tumbuh lebih menonjol ke atas (rambut-rambut pendek yang bagian proksimalnya lebih tipis di banding bagian distal sehingga mudah dicabut), disebut exclamation mark hairs atau exclamation point. Hal ini merupakan patognomosis pada alopesia areata. Bentuk lain berupa rambut kurus, pendek dan berpigmen yang disebut black dots.

Pada awalnya gambaran klinis alopesia areata berupa bercak atipikal, kemudian menjadi bercak berbentuk bulat atau lonjong yang terbentuk karena rontoknya rambut . Kulit kepala tampak berwarna merah muda mengkilat, licin dan halus, tanpa tanda-tanda sikatriks, atrofi maupun skuamasi. Kadang-kadang dapat disertai dengan eritem ringan dan edema. Bila lesi telah mengenai seluruh atau hampir seluruh scalp disebut alopesia totalis. Apabila alopesia totalis ditambah pula dengan alopesia di bagian badan lain yang dalam keadaan normal berambut terminal disebut alopesia universalis.

disadur dari berbagai sumber :

http://www.aad.org/dermatology-a-to-z/diseases-and-treatments/a—d/alopecia-areata

http://www.artikelkedokteran.com/819/kebotakan-alopesia.html

Mau tau banyak tentang bagaimana mengatasi Botak Genetik, hubungi segera :

ID antibotak Juli 2016

 

Rontok Pasca Melahirkan, Jangan Panik !!!

Seorang ibu muda yang baru melahirkan anak tampak galau saat BBM dengan kami. Ia mengeluhkan rambutnya yang rontok dahsyat dan juga rambut tampak lebih tipis. Ia meminta tips dan sharingnya kepada kami.

Normalkah kondisinya ?

Baik, sebelumnya pada artikel terdahulu, sudah kami jelaskan tentang beberapa kondisi di mana rontok itu bisa disebabkan karena berbagai macam jenis dan alasan. Di antaranya bahwa wanita pasca melahirkan akan mengalami kerontokan yang hebat. Seorang ibu yang baru melahirkan akan mengalami kerontokan rambut selama 2 bulan dan puncaknya sekitar empat bulan setelah melahirkan . Rambut yang gugur pasca melahirkan ini adalah gejala normal dan sementara.

Tapi atas kondisi ini jangan khawatir. Sepertinya sel-sel tubuh kita yang selalu melakukan siklus dan regenerasi sel, maka rontok rambut berlebihan wanita pasca melahirkan ini akan berhenti . Dalam waktu 6 sampai 9 bulan , rambut cenderung mendapatkan kembali kepenuhan normal .

Dermatologists menyebut kondisi ini sebagai shedding rambut yang berlebihan . Kondisi ini disebabkan karena kadar estrogen yang turun drastis.

Kabar baiknya adalah bahwa penumpahan berlebihan ini bersifat sementara , dan Anda tidak perlu melakukan apa-apa untuk memperbaiki itu . Kebanyakan wanita akan mendapatkan kembali rambutnya normal setelah 1 tahun. Beberapa wanita mendapatkannya kembali normal bahkan lebih awal .

Jadi, kenapa mesti risau ya bu ? Bagi yang masih risau dan galau karena rambutnya berlebihan dan mengganggu , berikut Tips ahli Dermatolog bagi wanita pasca melahirkan untuk membantu mendapatkan kembali kepenuhan normal

1. Mencoba gaya rambut baru . Beberapa potongan rambut membuat rambut terlihat lebih berisi. Anda dapat meminta saran kepada Seorang stylist berpengalaman.

tips-mengatasi-rambutBanyak ibu baru lebih memilih rambut pendek . Sebuah gaya pendek bisa membuat rambut terlihat lebDengan bayi , apa pun yang menghemat waktu dapat menjadi keuntungan yang nyata . Selain lebih ringan, rabut pendek lebih safe tercerabut karena rambut anda dekat dengan akarnya. Atau rambut anda tidak tercampur dengan kegiatan anda mengurusi si kecil

2. .Kalo tetap risau dan ingin segera rambutnya tebal , anda bisa menggunakan paduan shampu Muksrat dan tonik Mezogen rx. Gunakan sampo dan kondisioner yang menambah volume. Inilah yang dermatologists merekomendasikan menggunakan dan menghindari :

 

 

 

Masih menunggu dan terus membiarkan rambut anda terus berguguran ? Hubungi segera :

ID antibotak Juli 2016

 

 

 

 

 

 

 

 

Normalkah Rambut Rontok Anda ??

Banyak yang bertanya kepada kami : Normalkah rambut yang gugur setiap hari ? Jika gugur setiap hari maka yang terbayang adalah punya rambut seperti Indro Warkop..Woowoo…

obat-rontok-indro-warkopTenang saja, anda tidak perlu khawatir seperti itu. Jika Anda telah melihat banyak rambut di bantal atau sisir dari biasanya wajarlah punya kekhawatiran seperti itu. Tapi tidak lantas sampai punya bayangan nanti punya penampilan seperti mas Indro Warkop yang lucu itu.

Anda perlu memahami dulu bahwa ada perbedaaan antara rambut yang gugur normal dan rambut yang rontok yang harus anda waspadai. Karena keduanya berbeda.

 

 

 

Pertama : Rambut gugur (shedding) = telogen effluvium

Jika anda mendapati rambut yang gugur antara 50 dan 100 rambut sehari adalah masih normal yaitu ketika pada saat rambut gugur itu anda mengalami stress akibat hal-hal sbb : .

– Melahirkan

– Mengalami banyak stres ( orang yang dicintai sakit , mengalami perceraian, kehilangan pekerjaan dan lain2..banyak lah ya pak, bu..)

– Mengalami demam tinggi

– Menjalani operasi

– Sembuh dari sakit , terutama jika mengalami demam tinggi

– Berhenti minum pil KB

obat-rontok-setelah-melahirkan

Dari kasus2 di atas, sebagai contoh jika seorang ibu yang baru melahirkan akan mengalami kerontokan rambut selama 2 bulan dan puncaknya sekitar empat bulan setelah melahirkan . Rambut yang gugur pasca melahirkan ini adalah gejala normal – dan sementara.

Sepertinya sel-sel tubuh kita yang selalu melakukan siklus dan regenerasi sel, maka rontok rambut berlebihan pasca melahirkan ini akan berhenti . Dalam waktu 6 sampai 9 bulan , rambut cenderung mendapatkan kembali kepenuhan normal .

 

 

Kedua : Rambut Rontok (hairloss) = effluvium anagen

Jenis rambut yang rontok ini adalah jika sudah terjadi rontok tidak diikuti oleh tumbuhnya rambut baru atau rambut berhenti tumbuhnya. Istilah medis untuk kondisi ini adalah effluvium anagen . Penyebab paling umum kehilangan rambut termasuk :

– Rambut rontok akibat genetik

– Sistem kekebalan tubuh bereaksi berlebihan

– Beberapa obat-obatan dan perawatan

Pada kasus effluvium anagen maka jika Anda rambut rontok , maka rambut Anda tidak akan tumbuh kembalisampai penyebabnya diatasi / berhenti . Misalnya, orang yang menjalani perawatan kemoterapi atau radiasi sering kehilangan banyak rambut . Ketika pengobatan berhenti , rambut mereka cenderung tumbuh kembali .

Jika Anda menduga bahwa perawatan atau obat yang menyebabkan rambut rontok Anda , berbicara dengan dokter Anda . Efek samping yang serius dapat terjadi jika Anda segera menghentikan pengobatan atau obat .

Referrensi : http://www.aad.org/dermatology-a-to-z/health-and-beauty/hair-care/hair-loss-vs–hair-shedding

Khusus untuk rontok akobat genetik (androgenetica alopecia) anda tidak perlu khawatir. Kini hadir trichotherapy yang mampu menyebutkan dan menghentikan kerontokan disertai dengan proses penumbuhan rambut baru (vellus)

Silakan untuk lebih jelas untuk bisa mendapatkan produknya di kami :

 

 

ID antibotak Juli 2016