Alopecia Aerata, Apakah itu ?

Trichotherapi yang dijual di web ini adalah khusus untuk botak/ rontok akibat botak genetik atau yang dikenal sebagai alopecia androgenetika. Bagaimana dengan alopecia aerata ?

Jika Alopecia punya ciri khas-nya kerontokannya  terjadi secara bertahap, maka Alopesia areata merupakan jenis kebotakan yang terjadi cepat, muncul di lokasi tertentul dan batasnya jelas. Umumnya terdapat pada kulit kepala, tapi dapat juga mengenai daerah berambut lainnya.Sampai sekarang penyebabnya belum diketahui dan sering dihubungkan dengan adanya sistem kekebalan tubuh, infeksi lokal,  dan stres emosional. Alopesia areata adalah peradangan yang bersifat kronis dan berulang, yang melibatkan folikel rambut, yang di tandai oleh timbulnya satu atau lebih bercak kerontokan rambut pada skalp dan atau kulit yang berambut terminal lainnya.

Gejala klinisnya biasanya ditandai dengan adanya bercak dengan kerontokan rambut pada kulit kepala, alis, janggut dan bulu mata. Dan kadang kadang hampir mirip dengan penyakit alopecia-areata-boylainnya seperti tinea kapitis, lupus eritematosus, trikotilomania dan sebagainya. Beberapa kasus dapat sembuh spontan. Penyuntikan intralesi dengan triamsinolon asetonid dapat menolong, juga aplikasi topikal dengan kortikosteroid. Dapat juga dengan pemberian fenol 95% yang dinetralisasikan dengan alkohol setiap minggu.

Alopesia areata  biasanya kondisi jinak dan kebanyakan pasien merasakannya  tanpa gejala, namun dapat menyebabkan gangguan emosi dan psikososial pada individu yang terkena. Kesadaran diri tentang penampilan pribadi merupakan hal yang penting.

Siapakah yang berpotensi mengalaminya?  Dalam satu studi, pada 736 pasien, rasio laki-laki : perempuan dilaporkan 1 : 1. Jadi berbeda kasusnya pada alpecia adrogenetika yang mayoritas penderitanya laki-laki maka pada AA penderita berbagi anatar lai dan perempuan.  Data mengenai rasio jenis kelamin untuk alopesia areata sedikit berbeda dalam literatur.

Umur Alopesia areata dapat terjadi pada semua usia mulai dari lahir sampai akhir dekade kehidupan.  Puncak insiden tampaknya terjadi dari usia 15-29 tahun. Sebanyak 44% orang dengan alopesia areata telah mulai terlihat pada usia kurang dari 20 tahun dan kurang dari 30% orang dengan alopesia areata terlihat pada usia lebih dari 40 tahun.

Penyebab sebenarnya dari alopesia areata tidak diketahui. Faktor yang mungkin berperan adalah faktor genetik, autoimun dan faktor  lingkungan.

Kelainan yang terjadi pada alopesia areata dimulai oleh adanya rangsangan yang menyebabkan folikel rambut setempat memasuki fase telogen lebih awal sehingga terjadi pemendekan siklus rambut. Proses ini meluas, sedangkan sebagian rambut menetap di dalam fase telogen. Rambut yang melanjutkan siklus akan membentuk rambut anagen baru yang lebih pendek, lebih kurus, terletak lebih superfisial pada middermis dan berkembang hanya sampai fase anagen IV .

Beberapa ciri khas alopesia areata dapat dijumpai, misalnya berupa batang rambut tidak berpigmen dengan diameter bervariasi, dan kadang-kadang tumbuh lebih menonjol ke atas (rambut-rambut pendek yang bagian proksimalnya lebih tipis di banding bagian distal sehingga mudah dicabut), disebut exclamation mark hairs atau exclamation point. Hal ini merupakan patognomosis pada alopesia areata. Bentuk lain berupa rambut kurus, pendek dan berpigmen yang disebut black dots.

Pada awalnya gambaran klinis alopesia areata berupa bercak atipikal, kemudian menjadi bercak berbentuk bulat atau lonjong yang terbentuk karena rontoknya rambut . Kulit kepala tampak berwarna merah muda mengkilat, licin dan halus, tanpa tanda-tanda sikatriks, atrofi maupun skuamasi. Kadang-kadang dapat disertai dengan eritem ringan dan edema. Bila lesi telah mengenai seluruh atau hampir seluruh scalp disebut alopesia totalis. Apabila alopesia totalis ditambah pula dengan alopesia di bagian badan lain yang dalam keadaan normal berambut terminal disebut alopesia universalis.

disadur dari berbagai sumber :

http://www.aad.org/dermatology-a-to-z/diseases-and-treatments/a—d/alopecia-areata

http://www.artikelkedokteran.com/819/kebotakan-alopesia.html

Mau tau banyak tentang bagaimana mengatasi Botak Genetik, hubungi segera :

ID antibotak Juli 2016

 

Share Button
You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply